Edukasi

Cek Keamanan Website Anda Sekarang: Gratis, Cepat, dan Tanpa Simpan Data

Data Cyber Indonesia meluncurkan alat pemindai keamanan website. Cek skor A-F, celah header, hingga kerentanan PHP2Shell dalam hitungan detik.

Penulis: Ujang Trisno Terbit: 25 October 2026, 13:00 WIB
Cek Keamanan Website Anda Sekarang: Gratis, Cepat, dan Tanpa Simpan Data

Di era digital saat ini, memiliki website bukan lagi sekadar ajang eksistensi, melainkan investasi. Namun, banyak pemilik website—mulai dari pemilik bisnis, organisasi, hingga developer independen—yang lupa satu hal krusial: seberapa aman website mereka?

Banyak website terlihat bagus dari luar, tetapi rapuh di dalam. Celah keamanan sering kali tidak terlihat secara kasat mata, mulai dari tidak adanya security headers, penggunaan versi PHP yang usang, hingga konfigurasi SSL yang salah. Semua celah ini adalah pintu masuk empuk bagi peretas untuk mencuri data atau merusak sistem.

Untuk itu, Data Cyber Indonesia meluncurkan alat pemeriksa keamanan website gratis yang bisa Anda akses langsung di:

🔍 Cek Keamanan Website Sekarang

Apa Saja yang Dicek oleh Alat Ini?

Alat ini melakukan audit teknis secara real-time (langsung) tanpa menyimpan URL Anda di server kami. Cukup masukkan alamat website, dan dalam hitungan detik, Anda akan mendapatkan laporan lengkap:

  • Skor Keamanan A–F: Penilaian visual yang mudah dipahami tentang seberapa aman website Anda.
  • SSL/HTTPS: Memastikan website Anda menggunakan enkripsi yang valid.
  • Security Headers: Pemeriksaan HSTS, Content-Security-Policy (CSP), X-Frame-Options, X-Content-Type-Options, Referrer-Policy, dan Permissions-Policy. Header ini adalah "benteng pertahanan" yang mencegah serangan XSS dan clickjacking.
  • Versi PHP (PHP2Shell): Alat ini secara khusus mendeteksi versi PHP yang digunakan. Jika versi yang dipakai rentan terhadap CVE-2026-109618 (PHP2Shell), sistem akan menampilkan peringatan merah agar Anda segera memperbaruinya.
  • IP Address: Mengetahui alamat IP server tempat website Anda bernaung.
  • Response Time: Mengukur seberapa cepat server merespons permintaan, yang berpengaruh pada pengalaman pengguna (Core Web Vitals).

Kenapa "PHP2Shell" Sangat Berbahaya?

Awal Oktober 2026, dunia keamanan siber dihebohkan dengan ditemukannya dua celah kritis pada PHP yang memungkinkan eksekusi kode jarak jauh (Remote Code Execution/RCE) tanpa autentikasi. Celah ini dilacak sebagai CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619.

Jika website Anda masih menggunakan versi PHP di bawah batas aman (misalnya PHP 8.1, 8.2.34, 8.3.35, atau 8.4.26), peretas dapat mengambil alih server Anda sepenuhnya. Alat dari Data Cyber Indonesia ini akan mendeteksi versi PHP Anda (jika tidak disembunyikan oleh server) dan memberikan peringatan dini.

Catatan: Jika server atau CDN website Anda menyembunyikan informasi versi PHP, alat ini akan menampilkan status "Tidak terdeteksi". Ini tidak selalu berarti aman, melainkan hanya informasi versinya yang dikunci. Selalu periksa secara internal di server Anda.

Bagaimana Cara Menggunakannya?

  1. Buka link https://datacyber.or.id/scanner-php2shell.
  2. Masukkan alamat URL website Anda (contoh: https://website-anda.com).
  3. Klik tombol Analisis Sekarang.
  4. Tunggu beberapa detik, dan lihat hasilnya.

Kenapa Data Cyber Indonesia Membuat Alat Ini?

Kami percaya bahwa keamanan siber bukan hanya tanggung jawab perusahaan besar. Pemilik website kecil, organisasi independen, dan pengembang perorangan juga berhak mengetahui celah pada sistem mereka. Dengan alat ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran (awareness) dan mendorong perbaikan keamanan secara masif di Indonesia.

Privasi Anda Terjaga: Alat ini tidak menyimpan URL yang Anda masukkan ke dalam database. Semua analisis berjalan secara real-time dan data langsung dihapus setelah halaman ditutup.

Jangan tunggu sampai website Anda diretas. Cek sekarang, ketahui celahnya, dan perbaiki sebelum terlambat.

Mulai Analisis Gratis →

Sumber

  • Data Cyber Indonesia. (2026). Alat Pemeriksa Keamanan Website. Diakses dari https://datacyber.or.id/scanner-php2shell
  • The Hacker News. (2026, 24 Oktober). Brotli Decoder Flaw Behind Node.js RCE Also Affects Bun, Python and Other Widely Used Software.
#celah keamanan #cek keamanan website #scanner php2shell #security header #data cyber indonesia #audit website

Artikel Terverifikasi

Artikel ini terdaftar resmi di Data Cyber Indonesia.

DCY-ART-2026-024 Verifikasi keaslian →
← Kembali ke daftar artikel