Teknologi

Bali Bidik Kerja Sama AI dan Smart City dengan Korea Selatan, Koster: untuk Jaga Kualitas Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menjajaki kolaborasi teknologi AI, kota cerdas, dan energi bersih dengan Korea Selatan guna meningkatkan pelayanan publik dan daya saing pariwisata.

Penulis: Dewi Sartika Terbit: 26 October 2026, 15:58 WIB
Bali Bidik Kerja Sama AI dan Smart City dengan Korea Selatan, Koster: untuk Jaga Kualitas Pariwisata

Gubernur Bali, Wayan Koster, membuka peluang kerja sama strategis dengan Korea Selatan dalam pengembangan kota cerdas (smart city) dan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pengelolaan perkotaan, dan pariwisata Bali.

Koster menilai kemajuan teknologi digital Korea Selatan dapat menjadi peluang untuk memperkuat tata kelola pariwisata sekaligus meningkatkan daya saing Bali di tengah perkembangan teknologi global. "Kami sangat mengikuti perkembangan teknologi digital dan AI di Korea. Teknologi ini bisa sangat berperan nantinya untuk menjaga kualitas kepariwisataan Bali," kata Koster, dikutip dari RRI.co.id, Senin (26/10/2026).

Dampak Positif bagi UMKM dan Industri Kreatif

Selain mendukung tata kelola pemerintahan dan pariwisata, kerja sama teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas, nilai tambah, dan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM) Bali. Peluang kolaborasi juga mencakup pengelolaan sampah, penerapan teknologi daur ulang, dan pengembangan sistem perkotaan yang lebih berkelanjutan.

Fokus pada Energi Bersih dan Kendaraan Listrik

Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon-gu, menyampaikan bahwa pemerintahnya menargetkan pencapaian netralitas karbon pada 2050. Sejalan dengan target tersebut, Korea Selatan melihat peluang untuk memperkuat kerja sama dengan Bali dalam pengembangan energi bersih dan pengurangan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Yoon juga menawarkan kolaborasi dalam pengembangan kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur pengisian daya, penguatan transportasi publik, serta penataan perkotaan. Ia menyatakan kesiapannya memfasilitasi komunikasi dengan pihak-pihak terkait di Korea Selatan untuk menjajaki kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Bali.

Kesimpulan

Langkah Bali untuk menggandeng Korea Selatan dalam pengembangan AI dan smart city merupakan terobosan strategis. Kerja sama ini bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana Bali dapat mengelola pariwisata dan perkotaannya secara lebih cerdas, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Jika terealisasi, kolaborasi ini bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan daya saing daerah di kancah global.

#AI #teknologi #bali #korea selatan #smart city #pariwisata

Artikel Terverifikasi

Artikel ini terdaftar resmi di Data Cyber Indonesia.

DCY-ART-2026-032 Verifikasi keaslian →
← Kembali ke daftar artikel